“Sejak ia pergi dari hidup ku, ku merasa sepi…”Kalimat itulah yang cocok untuk menggambarkan suasana hatiku sekarang dan mungkin sudah sejak lalu.
“Entah sampai kapan… Entah sampai kapan…”
Mungkin itulah sebaris lirik lagu yang cocok untuk menggambarkan pikiran ku akan penantian kehadiran mu.
“Ku ingin bertemu membelai wajahnya…”
Dan sebaris kalimat dengan 5 kata inilah yang ingin aku lakukan sekarang.
“Izinkan ku ungkap segenap rasa dan kerinduan…”
Kalimat itu pula lah yang menjadi do’a ku setiap malam.
Lupakah engkau akan diriku? Diriku yang bahkan tak pernah bisa melupakan mu.
“Biasakan hidup tanpa aku…”
Yah, sebaris kalimat mu yang selalu berhasil meneteskan air mata ini untuk kesekian kalinya.
“Jangan mencari ku, isi hari-harimu dengan kesibukan yang tak mengingatkan mu akan diriku…”
Yang aku tau makna dari deretan kata-kata itu adalah kau tak ingin ku ganggu.
Apa kau benar-benar enggan akan diriku?
Atau bahkan lebih dari itu, kau tak mengenal ku lagi.
Seseorang yang selalu mengharapkan dan menanti kabar mu.